Jumat, 12 September 2014

LANGKAH MUDAH PENDAFTARAN ONLINE CPNS 2014

LANGKAH MUDAH PENDAFTARAN ONLINE CPNS 2014
by : I Wayan Sukadana, S.Hut

Artikel Lengkap dan Detail 10 Langkah Mudah Cara Pendaftaran Online,
Bisa Download DISINI Gratis



Ringkasan :
1.  Masuk ke Website : https://panselnas.menpan.go.id/
      Klik “Formasi CPNS 2014” Selanjutnya silakan pilih formasi instansi yang dikehendaki

2.  Isi Formulir Pendaftaran https://regpanselnas.menpan.go.id/

3. Masuk ke Website http://sscn.bkn.go.id/
    Isikan Username dan Password yang sudah dikirim ke email Anda

4. Mengisi Form Pendaftaran

SELAMAT, Anda Berhasil Mendaftar CPNS Online 2014


Artikel Lengkap dan Detail 10 Langkah Mudah Cara Pendaftaran Online hingga Berhasil,
Bisa Download DISINI Gratis



Artikel by : I Wayan Sukadana, S.Hut
Jumat, 12 September 2014




Sabtu, 06 September 2014

Cegah Abrasi Pantai, Bupati Mardani H.Maming : “Ayo Sukseskan Gerakan Menanam 1 Milyar Pohon”

Sungai Loban - Sesuai dengan tema peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia 2014 : “Jangan Berhenti Menanam”, dengan dimotori oleh Pemkab Tanah Bumbu dalam hal ini Dinas Kehutanan dan Perkebunan bersama Kelompok Binaannya melaksanakan penanaman pohon mangrove (bakau) siap tanam di wilayah pesisir yang mengalami gerusan abrasi dibeberapa titik khususnya pada lahan tambak warga yang berada di Desa Sungai Loban Kecamatan Sungai Loban, Jumat (5/9/2014).

Penanaman Mangrove oleh Bupati
Dihadiri langsung oleh Bupati Tanah Bumbu Mardani H.Maming dan Ketua TP PKK Kabupaten, unsur Muspida dan Muspika, Polri dan TNI, Anggota Dewan dan tokoh masyarakat melakukan penanaman mangrove bersama-sama.

Bupati Mardani H. Maming, pada kesempatan tersebut mengajak semua elemen untuk melakukan penanaman pohon mangrove karena sangat bermanfaat untuk ekosistem wilayah pesisir. Pada kesempatan yang sama Bupati juga menyerahkan bantuan bibit karet kepada perwakilan kelompok tani.

Dipilihnya pohon mangrove atau biasa disebut bakau menurut Kadishutbun, karena fungsinya yang maksimal sebagai tanaman yang kuat untuk menahan ombak. Selain itu, bakau juga sangat efektif untuk menahan abrasi.

Mangrove mempunyai peranan ekologis, ekonomis, dan sosial yang sangat penting dalam mendukung pembangunan wilayah pesisir. Kegiatan rehabilitasi menjadi prioritas sebelum dampak negatif dari hilangnya mangrove meluas seperti abrasi dan tsunami.

Penyerahan Bantuan Bibit oleh Bupati
Menurut Wikipedia, salah satu fungsi utama hutan bakau atau mangrove adalah untuk melindungi garis pantai dari abrasi atau pengikisan, serta meredam gelombang besar termasuk tsunami

Bakau merupakan sekelompok tumbuhan dari marga Rhizophora, suku Rhizophoraceae.  Ciri-ciri yang mencolok dari tumbuhan ini adalah mempunyai akar tunjang yang besar dan berkayu, pucuk yang tertutup daun penumpu yang meruncing, serta buah yang berkecambah serta mempunyai akar saat masih di pohon atau dengan istilah Vivivar.  Selain itu, tanaman bakau juga memiliki nama daerah yang beranekaraman seperti Tanjang (Jawa), Tinjang (Madura), Bangko (Bugis), Kawoka (Timor), Wako, Jangkar dan lain-lain. 

Fungsi mangrove berdasarkan sumber dari http://hutan-bakau1.blogspot.com/2012/12/manfaat-pohon-bakau-mangrove.html mengelompokkan menjadi 5 golongan, yaitu :

1. Fungsi Fisik
- Menjaga garis pantai agar tetap stabil dan kokoh dari abrasi air laut,
- Melindungi pantai dan tebing sungai dari proses erosi atau abrasi serta menahan atau menyerap tiupan angin kencang dari laut ke darat pada malam hari,
- Menahan sedimen secara periodik sampai terbentuk lahan baru,
- Sebagai kawasan penyangga rembesan air laut ke danau, atau sebagai filter air asin menjadi air tawar.

2. Fungsi Kimia
- Sebagai tempat terjadinya proses daur ulang yang menghasilkan oksigen,
- Sebagai penyerap karbondioksida,
- Sebagai pengolah bahan-bahan limbah hasil pencemaran industri dan kapal di laut.

3. Fungsi Biologi
- Sebagai kawasan untuk berlindung, bersarang serta berkembangbiak bagi burung dan satwa lain,
- Sebagai sumber plasma nutfah dan sumber genetika,
- Sebagai habitat alami bagi berbagai jenis biota darat dan laut,
- Sebagai penghasil bahan pelapukan yang merupakan sumber makanan penting bagi invertebrata kecil pemakan bahan pelapukan yang kemudian berperan sebagai sumber makanan bagi hewan yang lebih besar,
- Sebagai kawasan pemijahan (spawning ground) dan daerah asuhan (nursery ground) bagi udang,
- Sebagai daerah mencari makanan (feeding ground) bagi plankton.

4. Fungsi Ekonomi
- Penghasil bahan baku industri, misalnya pulp, tekstil, makanan ringan,
- Penghasil bibit ikan, udang, kerang dan kepiting, telur burung serta madu (nektar),
- Penghasil kayu bakar, arang serta kayu untuk bangunan dan perabot rumah tangga.

5. Fungsi Wisata
- Sebagai kawasan wisata alam pantai untuk membuat trail mangrove,
- Sebagai sumber belajar bagi pelajar,
- Sebagai lahan konservasi dan lahan penelitian.

Melihat betapa pentingnya arti kelestarian hutan bakau bagi kelangsungan hidup ekosistem kelautan maka sudah selayaknya dan sewajarnya lah apabila Pemkab Tanah Bumbu memperhatikan keselamatan Ekosistem Mangrove yang ada diwilayah ini dan mengajak segenap elemen melakukan penanaman pohon bakau sebagai salah satu langkah mensukseskan Gerakan Menanam 1 Milyar Pohon 2014. (*iws)


Artikel dan Foto oleh : I Wayan Sukadana, S.Hut – Admin Situs Kec. SL